Senin, 22 Juli 2013

Catatan Harian Entrepreneur ke-6

Ignatius Teodore Teddy Saputra
Catatan Harian Entrepreneur ke 6

Setelah kita memahami mengenai passion, dan setelah kita menemukan passion kita maka saatnya kita untuk berpikir untuk menciptakan suatu cara agar passion kita ini juga berharga bagi masyarakat.

Misalnya anda yg mempunyai passion untuk mengutak ngutik resep, tentu anda dapat berkreasi dalam menciptakan makanan atau minuman yang memberikan rasa nikmat bagi orang lain. 
Atau Anda yg lebih spesifik dalam dunia makanan kue, anda dapat menciptakan kue dengan rasa yg sangat special sehingga ketika orang memakannya dia akan menikmati dengan rasa puas

Atau anda yg mempunyai passion dalam bidang fashion, tentu anda dapat melihat jalan bagaimana agar anda dapat menciptakan baju atau kerudung yg begitu indah nya bagi orang lain dan ketika orang lain memakainya ia akan merasa terpuaskan dengan demikian ia akan terus berharap anda menghasilkan karya karya baru.

Bagaimana supaya passion anda dapat menghasilkan sesuatu produk atau jasa yg kemudian dapat dinikmati oleh orang lain ?, business jawabannya.

Jadi Business adalah, proses bagaimana anda berkreasi menciptakan produk atau jasa untuk kemudian memberikan produk atau jasa ini ke sebanyak banyaknya orang hingga kemudian orang orang menghargai anda dengan membeli produk dan jasa anda

Apakah konsep dari passion dan business telah anda mengerti ? bagian mana yg anda tidak pahami ? karena selanjutnya kita akan segera mempelajari "BUSINESS"


Sabtu, 20 Juli 2013

Catatan Entrepreneur ke-5

Ignatius Teodore Teddy Saputra
Catetan Hari Entrepreneur ku yg ke 5... 

Rasanya semua sudah sepakat ya mengenai PASSION...mulai dari pengertian nya, pentingnya apa, dan bagaimana mengubah passion menjadi kekuatan bisnis kita....
tugas anda sampe sini adalah, temukan passion anda, doa kan, kemudian pupuk dan bungkus dengan Jiwa Entrepreneur...

Ketika anda sudah menemukan passion anda, saatnya anda merencanakan bagaimana agar passion anda ini dapat dinikmati sebanyak banyak nya orang... (jangan satu dua orang aja tapi ribuan orang merasakan hasil karya anda)

Business adalah jawabannya !!!!

kita mengambil kesimpulan seperti ini

Passion yg kita miliki akan menghasilkan karya terbaik yg dapat kita hasilkan untuk membahagiakan orang lain, sehingga apa yg kita hasilkan harus dapat dinikmati sebanyak banyak nya orang. (kalo apa yg anda hasilkan bukan berdasarkan passion anda, maka hasilnya percuma dehhh, nanti jadinya biasa aja dan anda lama lama juga bosen akhir nya males dan bubar wes)

Untuk menjalankan usaha kita dalam membahagiakan oran lain inilah kita tentu perlu duit, terutama duit untuk kehidupan kita sehari hari kan? apakah anda bisa berkarya tetapi anda masih mikir besok gw makan apa ini, anak gw gimana nih?

GA MUNGKIN DONG

Karena itu orang lain yg merasa memerlukan hasil karya anda, mereka harus membayar anda sehingga anda bisa terus berkarya bagi mereka..jadi, seandainya hasil karya anda dapat dicintai, dihargai oleh semakin banyak orang, maka otomatis semakin banyak orang yg akan membayar anda supaya anda bisa terus berkarya bagi mereka...

Demikianlah yg harus anda pahami, bahwa apa yg anda kerjakan harus bertujuan untuk membahagiakan sebanyak banyak nya orang lain, uang akan datang dikala mereka menyadari bahwa mereka membutuhkan anda untuk berkarya..

Salam Entrepreneur dari Universitas Ciputra....

siap untuk startup (mulai business) guys ???lets GOOOO...


Senin, 15 Juli 2013

Passion of Entrepreneur 2


Hello, Catatan Harian ku yg ke 4 ................

Apakah anda sudah menemukan passion anda ?

Saya jamin 1000% passion harus ditemukan dahulu, kemudian biarkan orang lain menikmati passion anda. Untuk menjadikan passion anda juga dirasakan orang lain ini lah anda perlu mendirikan usaha anda, alias business. Nah disaat orang lain merasakan kebahagiaan karena passion anda mereka akan memberikan anda uang.

Saya kasih contoh ya, dan ini pengalaman saya sendiri.

Sebelum saya menjadi dosen saya sudah menjadi entrepreneur, saya menjalankan usaha keluarga di jakarta dan saya sebenarnya saya bisa memilih untuk berdiam diri mengurus usaha keluarga saya dan menikmati hasilnya tanpa harus menjadi dosen jauh jauh ke surabaya apalagi ke hongkong.
Tetapi ntah mengapa, saya menyadari bahwa passion saya adalah mengajar. Saya sangat menikmati masa masa saya mengajar dan karena saya ingin orang lain merasakan kebahagiaan yg sempurna ketika saya mengajar maka saya pun harus belajar.

Saat ini Saya terbang dari jakarta ke surabaya setiap subuh hari selasa dan kembali ke jakarta hari kamis malam, kemudian saya ngantor di jakarta hari jumat pagi, lanjut lagi mengajar PER hari jumat malam sampai pukul 2 pagi, kemudian saya ngantor lagi sabtu pagi dan sabtu malam saya mengajar PER lagi dan seterusnya.
Anehnya saya tidak pernah merasa lelah, malahan saya bahagia sekali menjalankan kehidupan saya.

Ini passion saya.

Dan, pada akhirnya, saya mendapatkan upah nya kok, saya mendapatkan hasil dari universitas saya, saya dihargai oleh universitas Ciputra dan saya sangat mencintai universitas saya ini. Ini sempurna

Ini passion saya, passion mengajar, passion menjadi dosen / guru yg kata orang waduh jadi Guru sih bisa miskin.
Ya memang kalo dosen atau guru itu tidak didasari oleh passion entrepreneur.

So, kata kata suci dari saya hari ini adalah

Temukan passion sejati anda, jangan menilai passion anda sebagai sesuatu yg rendah dan ga bisa jadi duit tetapi sebaliknya anda harus menghargai passion itu, loh itu dia kelebihan yg Tuhan kasih buat anda kok.
Tambahi passion anda dengan nilai nilai entrepreneurship sehingga passion anda menjadi passion entrepreneur.

Setalah itu anda harus berbagi. Gunakan passion anda untuk membahagiakan orang lain. Gunakan passion anda untuk menjadikan anda bernilai dimata orang lain. Lalu perbanyak orang orang yg merasa bahagia karena anda, sehingga orang lain begitu mencintai dan membutuhkan anda.. disaat itu tercapai, maka saya jamin, kekayaan materi akan datang dengan sendiri nya.

Awas jangan terbalik ya mikir nya. Jangan uang dulu yg jadi fokus anda. Hasilnya akan berbeda.

Pentingnya visi dalam suatu bisnis

Penting banget deh Visi dalam suatu Business !!

Apakah Visi itu ? visi adalah suatu bentuk yg jelas mengenai sesuatu hal yg ingin kita capai..misalnya, paijo (paijo meneh paijo meneh !!! teu nanaon lah).... si paijo mempunyai passion dalam bidang kuliner, karena passion nya ini, setiap hari dia selalu cari ilmu di internet mengenai bagaimana membuat suatu karya kuliner dengan baik, dan karena manehna passion pisan, dan dilengkapi dengan berbagai informasi yg dia dapat dari internet pada akhirnya dia menjadi kulineri yg kreatif

Apakah ini semua cukup ??, NO NO NO, kalo segitu doang sih bisa bisa dia cuma bikin kue di rumah buat makan keluarga nya doang atuh..kapan dapet duit nya ?, inget ya yg dituju itu bukan nya kreatif tapi INNOVATIVE, dan INNOVATIVE itu ada setelah hasil karya anda dinilai baik oleh pasar anda...kalo cuma bisa bikin kue dirumah buat anak, suami, istri mah, wahhh, hobi doang itu mah

Paijo harus merancang business yg membuat kemampuannya dibidang kuliner itu dapat juga dinikmati oleh orang lain bukan ? karena itu paijo harus mempunyai visi yg jelas tentang apa yg akan dia bangun, model business nya seperti apa dan nanti 10 tahun lagi business nya ini akan jadi seperti apa..Paijo harus mampu menggambarkan itu semua didalam otaknya dengan sangat jelas kemudian lebih bagus lagi kalo dia mampu menuliskan, menggambarkan visi nya itu..

Inilah Visi, dan apabila paijo punya patner untuk patungan bisnis, atau karyawan, yg paling penting pertama kali adalah, apakah patner dan karyawan paijo mempunyai atau mengerti gak visi nya si entrepreneur paijo dan setuju gak sama visi nya..kalo semua sepakat, ayukk jalan sama sama, kalo ga sama dan gak bisa mengerti visi sang entrepreneur, ya cari entrepreneur lain lah yg cocok

Visi adalah sesuatu yg akan kita capai, sesuatu yg akan kita kejar, suatu patokan yg jelas jika ditanya, loh loe mau jadi apa sih nanti ? maka jawabannya, business saya adalah ini loh, saya bikin makanan kuliner dan nanti kedepannya perusahaan saya akan ada di seluruh kota besar di Indonesia, InsyaAllah 10 tahun lagi akan tercapai maksud saya itu..

Nah, kalo visi nya udah jelas banget, tinggal kamu cari cara deh bagaimana untuk mencapai visi itu...misanya, supaya perusahaan saya ini nanti ada di kota kota besar seluruh indonesia, artinya saya harus buat Nama (Brand) perusahaan saya ini terkenal dulu dong, gimana ya caranya, ahhh gw bikin logo dan nama yg pas dulu deh, yg gampang diingat orang dan gw posting di FB setiap hari sampe semua inget tuh brand gw, terus gimana lagi ya, nah kalo mentok atau perlu penilaian lain boleh deh tanya tanya sama mentor anda

Susunlah langkah demi langkah anda untuk mencapai visi bisnis anda itu, kemudian arahkan kesana, temukan langkah demi langkah bagaimana mencapai visi anda itu, nah itu dia yg disebut strategi business (langkah langkah untuk mencapai visi usaha).. karena perusahaan tanpa visi maka apapun yg anda lakukan untuk meningkatkan business anda bisa jadi suatu hal yg percuma, buang waktu dan buang energi, ini yg seringkali membuat orang gagal dalam berusaha...tetapi tidak dengan anda bukan, karena anda ENTREPRENEUR...

Salam Entrepreneur dari Univ Ciputra

Passion of Entrepreneur

Ignatius Teodore Teddy Saputra
Selamat Pagi, jadi hobi nulis disini nih...

Menjadi seorang Entrepreneur seringkali dihubungkan dengan keberhasilan nya didalam dunia usaha yg kemudian disama kan dengan Pengusaha. Meskipun menurut saya, pengusaha dan entrepreneur adalah sesuatu yg berbeda.

Pada suatu hari, ada orang nama nya Paijo, kebetulan Paijo punya uang sekitar 5 juta dan bermaksud mendirikan warung baso di desa nya di magetan sana. Alasan Paijo sangat sederhana, dia punya uang, dan dia tau cara bikin baso, dan di magetan sana tukang baso cuma 3 dan kebetulan ramai...akhirnya dia ikut ikutan bikin warung baso

Kemudian dia cari tempat strategis, dia beli mangkuk, gelas, dan semua peralatan membuat baso, kemudian dia buka besok nya...ketika dia membuka warung ini, kemungkinan nya 2, yaitu 1) ada orang yg pengen tau dan suka mencoba sesuatu yang baru, kemudian mampir, makan, eh enak nih baso, besok nya dia dateng lagi atau dia cerita ke teman teman nya sehingga teman teman nya datang kemudian teman temannya cerita ke teman temannya juga, dan akhirnya Baso Paijo jadi ramai dan akhirnya dia dikatakan sebagai pengusaha sukses, atau bisa jadi 2)warungnya sama sekali tidak ada yg datang karena tidak ada satu orang pun yang tertarik untuk mencoba sesuatu yg baru, dan akhirnya paijo bangkrut dan paijo dikatakan sebagai pengusaha gagal

Mana yg entrepreneur ? apakah ketika si paijo sukses lantas disebut sebagai entreprener, dan apabila si paijo gagal dikatakan sebagai bukan entrepreneur ?

Anda diajarkan tidak seperti itu (cuma nunggu hoki, kalo ga hoki ya udah selesai), anda diajarkan untuk membagi tahap dalam memulai suatu usaha, yaitu tahap startup, tahap konsolidasi dan tahap pembentukan usaha dimana setiap tahapan harus dikerjakan langkah demi langkah, mulai dari observasi hingga akhirnya anda dapat melakukan innovasi kreatif.

Disamping itu, anda juga diajarkan, bahwa ketika anda gagal, anda harus belajar dari kegagalan itu, meng evalusasi nya, kemudian dengan bekal pelajaran dari kegagalan anda harus bangkit lagi demikian seterusnya...

Dan jauh lebih dalam daripada itu, harap diingat, passion of entrepreneur. 

Pada dasarnya tidak ada suatu ide business yg buruk, tetapi bagaimana anda menjalankannya dan apakah nilai yg anda tawarkan sesuai dengan budaya di masyarakat, itulah yg akan dinilai baik atau buruk.

Saya sangat percaya, business yg akan menjadi baik adalah business yg berasal dari apa yg menjadi passion kita, karena passion kita yg akan menuntun kita ke jalan yg benar. misalnya, paijo yg membuka usaha baso di magetan, kalo dia bener bener cintaaa sama baso maka dia akan tau bagaimana cara nya untuk menyajikan baso lebih baik dari saingannya, dia akan mampu untuk berkreasi dan menciptakan pasar baru, dia akan mempunya VISI yg sangat jelas bagaimana warung baso nya akan menjadi besar, dan dia akan mengejar visi itu

sedangkan Ilmu pengetahuan business manegement dan sebagainya akan melengkapi usaha anda dan membawa usaha anda menjadi suatu perusahaan yg disegani orang.

So, siapapun anda, dan apapun anda saat ini, temukan dulu passion dalam diri anda, dan hidupkan passion entrepreneur anda, kemudian berinnovasi lah, ciptakan pasar dan ciptakan peluang bagi anda... 

Salam E dan selamat menikmati perjalanan entrepreneur anda... 


Bagaimana Menjadi Entrepreneur yang Sukses


Bagaimana menjadi Entrepreneur yang sukses?

www.nuragustinus.com

Ada banyak buku yang berisikan tips atau ajakan untuk menjadi seorang entrepreneur. Kemarin saat saya membaca-baca buku di perpustakaan Universitas Ciputra, ada sebuah buku yang menarik perhatian saya. Bukunya sederhana tapi cara penjelasannya cukup gamblang. Judulnya “How to be an entrepreneur”, ditulis oleh Steve Parks. Saya ingin share beberapa hal yang saya baca dari buku ini. Barangkali bisa bermanfaat.

Satu hal yang dianggap penting oleh Steve Parks adalah membedakan antara pemilik usaha kecil dengan seorang entrepreneur. Sekilas kalau dibaca, seorang entrepreneur harus tidak mau hanya mendirikan bisnis dan kemudian seumur hidupnya mengerjakan bisnis yang rutin, berkutat pada permintaan dan masalah dengan pelanggan, bank, supplier atau lainnya. Menurutnya itu bukan seorang entrepreneur. Karena jika sampai hari-harinya tenggelam dalam rutinitas seperti itu, tentu tidak akan punya waktu untuk mengembangkan perusahaannya. Seorang entrepreneur tidak akan menjadi seperti seekor hamster yang hanya berlari di roda putarnya, tanpa ke mana-mana. Jika dia tidak bisa lepas dari rutinitas ini, maka operasi usahanya hanya menjadi sekedar “usaha kecil” daripada usaha yang entrepreneurial.

Jadi memang seorang entrepreneur dituntut untuk mengembangkan perusahaannya. Selalu memikirkan untuk naik kelas, menuju ke level berikutnya. Jadi bukannya bekerja sampai 16 jam sehari dengan gila-gilaan, tapi harus bisa mendelegasikan tugas-tugasnya lalu mengembangkan ide-ide inovatifnya agar usahanya tumbuh, berkembang dan tahan lama.

Nah, bagaimana caranya? Inilah yang ingin dibagikan oleh Steve Parks. Menurutnya, ada enam rahasia yang bisa membuat diri kita sukses. Keenam hal ini adalah:

1. Sikap. Entrepreneur punya sikap yang pasti yang membantu mereka meraih prestasi lebih dari orang lain. Jadi mereka memang tidak ingin menjadi seperti orang lain yang biasa-biasa saja. Mereka punya keinginan dan keyakinan dari bawah sadarnya bahwa dirinya harus menjadi orang sukses, bukan sekedar menjalani hidup saja.

2. Peluang (Opportunity). Seorang entrepreneur memiliki kepekaan dan terus menempa dirinya untuk menemukan atau menciptakan peluang, dalam setiap tingkatan mengembangkan usahanya.

3. Fokus. Di antara sejumlah kerjaan yang harus dilakukan saat memulai dan mengembangkan bisnis, entrepreneur mempunyai fokus yang sangat kuat, ibarat seperti sinar laser. Ini sangat penting karena fokus adalah sebuah faktor sukses. Banyak pengusaha yang gagal atau kurangberhasil karena kurang fokus. Fokus ini adalah fokus pada perusahaannya, fokus pada personil yang bekerja untuknya, fokus dalam hal berpikir dan bertindak serta fokus pada team.

4. Bakat. Orang yang sukses bukan sekedar membawa baket dari lahirnya, namun bakat itu harus ditempa dan dilatih. Mereka menjadi ahli karena selalu melatih potensi yang dimiliki. Kita tidak bisa mengatakan mereka berhasil karena bakat yang dimiliki, tapi sesungguhnya di balik itu, mereka selalu secara tekun belajar dan mengembangkan bakat-bakatnya untuk mencapa sebuah tujuan yang spesifik. Bakat yang dilatih dengan fokus ini akan memberikan hasil yang luar biasa.

5. Membangun (building). Daripada menjalani hidup dengan mengerjakan sesuatu pekerjaan yang rutin, entrepreneur yang sukses lebih tertarik membangun usahanya sendiri. Mereka membangun brand (merk), membangun team, membangun sumber daya (resources), membangun sistem dan juga membangun keamanan (security). Ini akan membuatnya memiliki modal yang kuat untuk menciptakan peluang dengan mengambil resiko yang terukur.

6. Komunikasi. Entrepreneur adalah seorang komunikator yang hebat. Ini bukan berarti sekedar berbicara, tapi juga mampu mendengar/menyimak dengan baik. Kemampuan komunikasi yang baik akan menciptakan komunitas yang mendukung usaha mereka.

Entrepreneur sukses tidak mungkin bisa berhasil tanpa orang lain. Mereka harus membangun team, organisasi dan sistem. Untuk bisa membangun team yang kuat, sebagai pemimpin harus memiliki sikap yang kuat, fokus pada tujuan dan kecakapan untuk menemukan atau menciptakan peluang. Dengan demikian tidak akan sekedar jalan di tempat. Hal ini juga harus ditunjang dengan kesungguhan untuk membangun usahanya.

Jadi Steve Parks menekankan bahwa ketika seseorang memutuskan untuk mendirikan usaha sendiri, untuk menjadi entrepreneur sukses, harus ada keinginan kuat untuk selalu mengembangkan usahanya. Tentu tidak salah orang harus bekerja keras, tapi jangan kemudian hanya berlari di tempat seperti seekor hamster. Entrepreneur perlu mempunyai sasaran yang ingin dicapainya, dan sasaran itu harus bisa diraih dalam waktu dekat untuk kemudian menuju ke sasaran yang lain. Tapi ini harus fokus, jangan semua ingin dicapai bersama-sama.

Masih penasaran dengan apa yang dikemukakan oleh Steve Parks lewat bukunya ini? Klik http://www.flyingstartups.com/